Lewati ke konten
KodeOTP.id

Kebijakan Privasi

Kebijakan ini menjelaskan data yang kami kumpulkan saat Anda memakai KodeOTP.id, alasan kami memerlukannya, dan pilihan yang Anda miliki.

Berlaku sejak 4 November 2026

1. Data yang kami kumpulkan

KategoriContoh data
Data akunNama, alamat email, kata sandi (disimpan dalam bentuk hash), dan nomor telepon bila Anda memilih untuk mengisinya
Data transaksiRiwayat top up, pembelian OTP (termasuk nomor virtual dan kode SMS yang diterima untuk pesanan Anda), nomor tujuan pulsa dan paket, refund, serta mutasi saldo
Data teknisAlamat IP, catatan login, dan log permintaan Seller API
Data TelegramChat ID, ID pengguna, username, dan nama depan Telegram, hanya jika Anda menghubungkan akun ke Telegram Bot

Pembayaran QRIS diproses oleh payment gateway. Kami menerima informasi tagihan dan status pembayaran, tetapi tidak menerima maupun menyimpan PIN, kata sandi, atau kredensial rekening dan e-wallet Anda.

2. Tujuan penggunaan data

  • Membuat dan mengelola akun Anda.
  • Memproses top up, pembelian, pembatalan, dan refund.
  • Menampilkan kode OTP serta mengirim notifikasi ke dashboard atau Telegram.
  • Menjaga keamanan, mencegah penipuan dan penyalahgunaan, serta menyelidiki aktivitas yang mencurigakan.
  • Menanggapi pertanyaan dan permintaan bantuan.
  • Memenuhi kewajiban hukum dan pencatatan transaksi.

Kami tidak menjual data pribadi Anda.

3. Berbagi data dengan pihak lain

Data hanya dibagikan sejauh diperlukan untuk menjalankan layanan:

  • Payment gateway, untuk membuat tagihan QRIS dan memverifikasi pembayaran.
  • Provider nomor virtual, untuk memesan nomor sesuai aplikasi dan negara yang Anda pilih.
  • Provider pulsa dan paket, yang menerima nomor tujuan dan produk yang Anda beli.
  • Telegram, sebagai sarana pengiriman pesan bila Anda menghubungkan akun ke bot.
  • Pihak berwenang, bila diwajibkan oleh hukum yang berlaku.

4. Penyimpanan dan retensi

Data akun disimpan selama akun Anda aktif. Catatan transaksi dan mutasi saldo disimpan selama diperlukan untuk pembukuan, penyelesaian sengketa, dan pemenuhan kewajiban hukum. Log teknis disimpan untuk jangka waktu terbatas sesuai kebutuhan keamanan dan pemantauan layanan. Data yang tidak lagi diperlukan akan dihapus atau dianonimkan.

5. Keamanan data

  • Kata sandi disimpan dalam bentuk hash, bukan teks asli.
  • API key Seller API disimpan dalam bentuk hash dan hanya ditampilkan sekali saat dibuat.
  • Kode pairing Telegram bersifat sekali pakai, berlaku 10 menit, dan tidak disimpan dalam bentuk asli.
  • Kredensial integrasi dengan provider dan payment gateway disimpan dalam bentuk terenkripsi.
  • Akses ke panel pengelolaan dibatasi bagi pihak yang berwenang.

Tidak ada sistem yang sepenuhnya bebas risiko. Bantu kami menjaga keamanan akun dengan memakai kata sandi yang kuat dan tidak membagikan kata sandi, API key, maupun kode pairing kepada siapa pun.

Kami menggunakan cookie yang diperlukan agar Anda tetap masuk ke akun dan agar formulir terlindungi dari permintaan palsu. Menonaktifkan cookie tersebut dapat membuat Anda tidak bisa masuk ke dashboard.

7. Hak Anda

Sesuai peraturan pelindungan data pribadi yang berlaku di Indonesia, Anda dapat:

  • meminta akses atau salinan data pribadi Anda;
  • memperbarui atau memperbaiki data yang tidak akurat;
  • meminta penghapusan akun dan data pribadi, dengan pengecualian data yang wajib kami simpan menurut hukum;
  • memutus koneksi Telegram dan mencabut API key kapan saja melalui dashboard;
  • menarik persetujuan atas pemrosesan tertentu, dengan konsekuensi sebagian layanan mungkin tidak dapat digunakan.

8. Perubahan kebijakan

Kebijakan ini dapat diperbarui dari waktu ke waktu. Versi terbaru selalu tersedia di halaman ini beserta tanggal pembaruannya.

9. Kontak

Permintaan terkait data pribadi dapat disampaikan melalui kontak yang tercantum di bagian bawah (footer) situs. Lihat juga Syarat & Ketentuan.